Sabtu, 12 April 2014

Difficult To Say


How could I do?
I’ve decided to leave you
‘Cause there was no feel
That’s never crossed in my mind
Like in the middle of miracle
But it’s so extreme
I wish no more tears
That makes me annoyed
I will stay for your dream
You can change everything you want
Give the opportunity
But the fact is fade

          The day after yesterday is going on
          I miss the way you smile to me
          I’m gonna hug your arms
          Are you missing me as the girl?
          Now, I’ve thought the past
          I just wanna let the time answer it
          But no reaction for my wish
          I try to be strong, think clearly
          And it’s moment to say

But, God
When I wanna try seriously
Why don’t you support the way I take?
Did you know that I’ve realize my mistake?
When my way is almost nice
You take your hand
So that it’s difficult to say
Maybe there’s a good plan
I’ve never known before and after.

ILLUTION




I’m falling my tears
Hope you are here with me
I wanna be with you everywhere
And I know it just my illution
I miss you like crazy
But you can’t hear my sound
Sound in my heart
Sound in my soul
Sound in my mind
               

                When I’m in day dreaming
                When I’m crying about something
                A face come close to me
                And it just happens on my mind
                Imagine the impossible thing
                It just makes a sorrow in my soul

Why don’t you open your heart again ?
All the things that I do is remembering you
I care of you, I don’t wanna hurt you
I will never lie you
Cause you are the one for me

                I’m in front of the mirror
                Thinking about the past our sweet memory
                Perhaps you can’t see the world
                Cause you are blinded by your life
                Heart of mine is singing a song
                Song when you hug me
                I’ll never forget it
                Although everything is illution
               



DIBALIK TANGAN MENENGADAH

Ku memantaumu dari kejauhan bising kendaraan
Lusuh bajumu serta peluh di sekujur tubuhmu
Kau mengandalkan rezeki dari berubahnya warna lampu itu
Kau memulai pencarian rezekimu saat merah menyala
Kau kembali ke tepi jalan saat berganti hijau
Semakin kau riang saat detik-detik lampu merah berjalan
Tapi mereka tidak mempedulikanmu
Mereka sibuk terburu-buru dengan urusan mereka
Terkadang pun mereka mengabaikan lampu merah itu
Tapi kau tetap saja bertahan untuk terus berusaha
Malang nasibmu ketika recehan yang kau kumpulkan
Tak sebanding dengan yang kau inginkan
Dibalik tangan menengadahmu, kau menangis
Dibalik tangan menengadahmu, kau menjerit
Janganlah kau berputus asa!






            

Catatan Harian


Saya tidak pernah mengeluh
Karena akan menjadi petaka saja
Lalu suatu hari saya bermimpi
Berada di tempat yang suram
Dimana saya tidak bisa mengejar impian saya
Ketika saya bertanya hanya ada hembusan angin
Dan hanya catatan harian saya yang mengungkap segalanya
Saya menulis mimpi itu di catatan harian
Saya tulis di dalamnya bahwa
“Saya berjanji tidak akan pernah mengeluh
Dan berjuang sekuat tenaga untuk mengejar impian”



BAGAIMANA HIDUP?

Bagaimana hidup akan terlihat indah jika aku selalu meletakkan hatiku pada puing-puing semu?
Bagaimana hidup akan terlihat menawan jika kau terkurung dalam hidup nonsense?
Dan bagaimana hidup akan penuh cinta jika aku tak bisa mencintai lelaki lain selain dirimu?
Sayang, hidup ini terlalu indah tuk dilewati
Kapan aku bisa menjamahmu dengan cerita kehidupanku?
Akankah aku hidup sebatang kara hanya dengan foto-fotomu yang kusimpan di bawah bantal?
Aku terlalu memaknai kau dalam kehidupanku layaknya seorang Dewa
Kagum. Cerita hidupmu sangat langka
Benci. Ketika kau sentuh tombol ke-26 huruf itu untuk membalas pesan darinya
Aku yang sedari dulu menanti dan menanti ketidakpastian
Akankah takdir akan menyatukan kita?
Akankah kau hidup denganku?
Atau aku yang tak bisa hidup tanpamu?


Kamis, 15 Maret 2012

BUKAN

Memandangi fotomu
Menciumi kado terindah
Namun kau bukan lagi milikku
Dan tak akan pernah bisa lagi
Aku bukan untukmu
Meski hatiku untukmu
Tapi ku sadari bahwa bukan kau

Ada Gelap

Sang surya pudar jua kala melihat cakrawala di ambang senja
Dewi bulan menari-nari melambaikan kecup mesra sang surya
Sekerdil mimpiku menjemputmu di seberang sana
Salahkah ketika kegelapan mendesir aku tetap bermimpi?
Mencari yang kuinginkan meraih yang kuharapkan
Bayangan sosok yang teringat di pikiran khayalanku
Namun ada gelap yang menghapus serpihan mimpi dan khayalanku tentang bayangan dirimu